Prolog
Pada ratusan ribu tahun yang lalu telah terjadi peperangan besar antara Bangsa Jin dengan Bangsa Malaikat. Sebuah peperangan yang melibatkan sepuluh ribu pasukan bala tentara Malaikat melawan seratus ribu pasukan Jin. Dimulainya peristiwa itu ditandai dengan tiupan terompet yang berdengung keras menggema hingga meledakkan bintang-bintang kecil disekitarnya. Pasukan Jin dengan sihirnya terbang ke angkasa dan melakukan penyerangan dengan memanfaatkan energi alam tak terkira,sedangkan bala tentara Malaikat masing-masing darinya membawa segenggam gugusan bintang ditangannya untuk memberikan perlawanan kepada pasukan Jin.
"Lemparr !!!!" perintah Sang Pasukan Jenderal Malaikat.
Gugusan bintang terlempar satu demi satu ke arah pasukan Jin. Meski jumlah mereka sepuluh kali lipat lebih banyak dari bala tentara Malaikat mereka tetap tak mampu tuk menahan gugusan bintang yang begitu besar dan menyala penuh api disekelilingnya. Kekalahan telak diperoleh pasukan Jin. Bangsa Jin yang berhasil menghindar dan selamat dari peperangan besar tersebut memutuskan untuk melakukan perjalan ruang dimensi demi mencari tempat yang layak huni karena tempat tinggal mereka saat ini yaitu bumi sudah terkena imbas dari peperangan tersebut. Sungguh tak disangka kalau pecahan dari gugusan bintang yang terlempar ternyata ada yang terjatuh ke bumi dan menimbulkan banyak sekali kerusakan dipermukaannya. Peradaban Bangsa Jin musnah seketika pada saat itu juga.Peristiwa tersebut mereka juluki dengan sebutan Perang Semesta.
***
Puluhan ribu tahun telah berlalu dengan cepatnya dan kondisi bumi sudah kembali stabil seperti sedia kala. Kabar mengejutkan terdengar dari Sang Pencipta bahwa Ia akan menciptakan sesosok makhluk baru yang akan ditugaskan untuk memperbaiki dan menjaga bumi sampai waktu yang telah ditentukan. Pasukan Jenderal bala tentara Malaikat yang bernama Azazel terkejut mendengar berita tersebut dan mengajukan penolakan pada-Nya.
"Untuk apa Engkau menciptakan makhluk baru lagi sedang Engkau bisa memerintahkan kepadaku untuk menanggung tugas itu ?"
Sang Pencipta hanya membalas bahwa Ia mengetahui apa yang tidak diketahui olehnya.Rasa kecewa menyelimuti hati nan kacau,dengan amarah yang meledak-ledak akhirnya Azazel bersumpah untuk menyesatkan Manusia dari jalan kebenaran.Sang Pencipta murka, mengutuk Azazel menjadi Iblis dan mengusirnya dari surga.
***
Ratusan ribu tahun berlalu,umat manusia telah berjumlah lebih dari tujuh milyar jiwa. Teknologi berkembang sangat pesat kala itu hingga pada tahun 2145 M bumi mengalami krisis air bersih. Kekeringan melanda seluruh penjuru belahan bumi membuat kericuhan terjadi dimana-mana sampai tega saling membunuh satu sama lain demi setetes air.
Negara-negara yang tergabung dalam PBB mendesak agar WHO segera membuat Tim untuk ditugaskan melakukan pencarian sumber mata air baru di bumi ini. Itu karena mesin fertilasasi sudah tidak mampu menjernihkan air laut yang kotor dan penuh limbah beracun. Akhirnya pada rapat PBB tahun 2146 M yang dilaksanakan di California terbentuklah tim gabungan antar negara yang anggotanya merupakan sekelompok ahli geologi dan pakar air dunia yang ditugaskan untuk mencari sumber mata air baru yang layak minum.
Mereka mulai mencari di Benua Antartika tapi yang ditemukan justru air bewarna merah darah yang mengandung zat besi hasil dari mikroba yang membeku jutaan tahun silam. Kemudian pencarian dilanjut ke Benua Asia bagian tenggara dengan Indonesia sebagai lokasi pencarian karena dikenal sebagai negara tersubur di dunia,tapi tetap nihil saja hasilnya. Sampai akhirnya mereka melakukan penggalian di padang pasir yang terletak di negara Mesir. Di kedalaman lima kilometer dari permukaan bumi mereka menemukan sebuah goa bawah tanah yang di dalamnya terdapat pecahan dari gugusan bintang berwarna biru berkilauan karena faktor kristalisasi yang telah berusia ratusan ribu tahun. Di dalam gua tersebut juga ditemukan danau dimana air jernih berkilauan cahaya terus menerus menyembur keluar dari dasar danau.
Penemuan tersebut segera dikabarkan kepada PBB dilanjut pimpinan negara-negara yang tergabung dalam serikat. Penelitian dilakukan sebagai tindak lanjut apakah air tersebut layak minum atau tidak mengingat air itu sedikit berkilauan berbeda dengan kebanyakan air yang dikonsumsi sebelumnya. Percobaan pertama dilakukan di Laboratorium ILT yang berada di Inggris dengan menggunakan tikus sebagai kelinci percobaan. Reaksi yang ditimbulkan membuat para peneliti kebingungan karena tikus tersebut seperti bergeliat meronta kesakitan sesaat setelah meminumnya dan tak berselang lama tikus tersebut tak sadarkan diri. Awalnya peneliti mengira tikus tersebut mati dengan anggapan bahwa air tersebut beracun,tapi saat dilakukan cek medis ternyata masih tetap hidup. Usaha para peneliti menunggu selama tiga hari membuahkan hasil. Kesadaran tikus kembali pulih seutuhnya meski terdapat kejanggalan yang terjadi padanya. Pergerakan tikus menjadi tiga kali lebih cepat dari sebelumnya,selain itu perubahan yang paling menonjol adalah badan tikus yang sedikit membesar dan bulunya yang semula bewarna hitam berubah menjadi putih kecokelatan. Setelah diteliti lagi ternyata terdapat perubahan gen dalam tikus tersebut. Para peneliti tentu berspekulasi bahwa air tersebut lah yang menjadi penyebab semua kejanggalan yang timbul ini.
Bodoh dengan gila itu beda tipis ! Tiga orang peneliti yang terlampau penasaran memutuskan tuk menjadikan dirinya sendiri sebagai obyek penelitian. Mereka meminum air tersebut hingga mereka berteriak kesakitan sambil memegangi kepala mereka
"Ah.... Kepalaku serasa mau pecah !!!"
Hanya sepuluh detik mereka berteriak kesakitan karena tiba-tiba mereka jatuh tergeletak begitu saja kehilangan kesadaran sama halnya yang dialami oleh obyek T-001 (Kode untuk tikus pertama yang dijadikan kelinci percobaan). Ketiga peneliti itu langsung dirujuk ke ruang perawatan dengan segera karena kondisi tubuhnya yang panas seperti habis terbakar. Perawatan intensif dilakukan karena kondisi mereka yang kritis tak tahu kapan sabit akan menjemput. Satu minggu pasca jatuh pingsan akhirnya mereka berhasil melalui masa-masa kritis dan tersadarkan kembali. Tidak ada perubahan yang mencolok dari fisik ketiga peneliti itu sampai mereka beranggapan bahwa air tersebut tak bersinergi dengan manusia.
Saat malam tiba dikala mereka sedang beranjak dari tempat berbaring untuk melakukan wawancara dengan pihak media,tubuh dari peneliti A tiba-tiba melayang setinggi satu meter dari permukaan tanah. Bersamaan dengannya peneliti B yang saat akan membaca laporan hasil penelitiannya mendadak rabun saat memakai kacamata yang sering di pakainya,sedangkan peneliti C mampu mendengar suara cicak yang sedang berbicara dengan cicak lainnya yang berada di belakang lemari berkas. Hal ini tentu saja membuat peneliti lain tercengang dan segera melakukan penelitian lebih mendalam kepada tiga orang itu. Fakta mengejutkan ditemukan bahwa terjadi peningkatan aktivasi pada otak manusia secara signifikan tapi bertahap pasca meminum air tersebut. Mereka teringat dengan salah satu hasil penelitian masa lampau dimana saat tikus sedang sekarat terjadi peningkatan aktivasi pada otaknya,benar-benar terjadi pada detik-detik sebelum kematiannya.
Konferensi Pers diadakan tiga hari pasca kejadian itu dan para peneliti sependapat bahwa terdapat material yang terlarut di dalam air tersebut dan itu merupakan pecahan gugusan bintang yang juga ditemukan di tempat yang sama.Mereka berkesimpulan bahwa material tersebut mampu memicu meningkatnya aktivasi pada otak manusia dan membuat umat manusia bisa selangkah lebih maju menuju ke kesempurnaan sebagai makhluk hidup di muka bumi.
Pada tahun 2149 M air tersebut secara resmi didistribusikan ke penjuru belahan bumi untuk dikonsumsi dan sebagai salah satu bentuk pemecahan masalah soal bencana kekeringan. Umat manusia berhenti saling membunuh satu sama lain dan meminum air tersebut. Kesunyian bumi terjadi selama satu minggu lamanya akibat dari manusia yang dalam keadaan tidak sadarkan diri secara masal pasca meminumnya. Setelah mereka terbangun,berbagai bentuk macam kemampuan dimiliki oleh umat manusia. Ada yang mampu untuk membuat api,menurunkan hujan hingga menumbuhkan pepohonan di padang pasir yang tandus.
Umat manusia mulai sedikit demi sedikit membenahi kondisi bumi yang membuat miris ini.Karena telah membawa keselamatan maka air tersebut diberi nama Water of Salam dimana kata Water diambil dari bahasa inggris yang berarti air dan Salam berasal dari bahasa arab yang berarti keselamatan.
Umat manusia mulai sedikit demi sedikit membenahi kondisi bumi yang membuat miris ini.Karena telah membawa keselamatan maka air tersebut diberi nama Water of Salam dimana kata Water diambil dari bahasa inggris yang berarti air dan Salam berasal dari bahasa arab yang berarti keselamatan.
Beberapa tahun berselang terbitlah empat buku hasil dari penelitian empat ilmuwan misterius dari belahan empat benua yang berbeda.Buku tersebut berisikan cara-cara penerapan di setiap bidangnya.Buku yang kali pertama terbit adalah buku yang berisi Ilmu Bertahan Hidup.Buku itu mengajarkan cara untuk membuat keenam elemen yaitu air,api,udara,tanah,cahaya dan listrik.Buku ini menjadi landasan untuk mengembangkan potensi yang ada di dalam tubuh manusia,kantor pusat yang menjadi acuan adalah Kantor Keilmuwan yang ada di Amerika. Kemudian untuk buku satunya berisi tentang Ilmu Alam. Menjelaskan bagaimana cara merawat ekosistem yang sudah ada dan cara bercocok tanam yang baik. Benua Afrika lah yang melahirkan buku tersebut dan memang cocok diterapkan di sana. Lanjut buku satunya berisi Ilmu Medis. Dimana segala urusan biologi ada pada tangan mereka. Tak bisa dipungkiri bahwa sejak dulu Benua Eropa yang dikenal sebagai benua penemu ilmu medis. Terakhir ada buku yang berisi Ilmu Kejiwaan dimana isinya memelajari bagaimana cara mengatur emosi manusia,hewan, dan tumbuhan pasca meminum air tersebut,selain itu juga memelajari teknik komunikasi jarak jauh nirkabel yang disebut sebagai telepati. Benua Australia yang menjadikannya acuan dalam keilmuan mereka.
Manusia berada di puncak keemasan pada kala itu sampai suatu ketika Iblis mengetahui kabar tentang Water of Salam dan berusaha mencurinya. Pasukan Jin pertama dikirim ke dunia manusia pada tahun 2153 M yang secara tiba-tiba muncul di negara mesir. Terjadi perlawanan sengit antara PPP (Pasukan Penjaga Perdamaian) dengan pasukan dari bangsa jin. Setelah terjadi ledakan berulangkali di wilayah gurun sahara peperangan berhasil dimenangkan oleh pihak manusia dengan kemampuan yang dimilikinya itu. Pasukan Jin dibuat lari kebakaran oleh mereka dan meninggalkan dunia manusia. Iblis yang merasa gegabah akhirnya berhenti mengirim pasukannya dan memutuskan untuk mengatur sebuah strategi yang lebih matang lagi. Pihak dari umat manusia juga tidak mau kecolongan dengan mengumpulkan pasukan militer terbaik yang dimiliki oleh PPP.
Waktu yang ditentukan telah tiba pada tahun 2155 M pasukan Jin datang ke dunia manusia dengan tujuan yang masih sama yaitu untuk menguasai sumber mata air salam. Peperangan kali ini jauh lebih sengit dan sulit karena pimpinan dari keturunan Iblis juga turun ke medan pertempuran seperti Laqwas,Haraf,Ghul dan Ajda. Pasukan yang dikerahkan dari bangsa Jin berjumlah dua ratus ribu pasukan sedang manusia hanya terdiri dari tujuh puluh ribu pasukan.Hasil hampir berimbang sampai pimpinan dari bangsa Jin ikut menari di peperangan. Peperangan benar-benar hampir usai dengan kekalahan umat manusia sampai datanglah seseorang berjubah hitam dengan membawa buku ditangan kanannya,kemudian mengucapkan suatu kata dan....
Duarrrrr.... Brmbusbrmsm
Sebuah ledakan energi bewarna putih terang seketika melenyapkan pasukan Jin yang masih berjumlah puluhan ribu banyaknya.Bahkan Laqwas dan Haraf tewas dalam ledakan tersebut sedangkan Ghul dan Ajda berhasil melarikan diri kembali ke dunia mereka. Akibat dari ledakan tersebut semua teknologi manusia kala itu menjadi tak berfungsi sama sekali karena gelombang elektromagnetik yang terpancar dan manusia terpaksa kembali ke zaman peradaban kuno atau yang terkenal dengan julukan Abad Pertengahan. Anehnya tak satupun dari manusia yang tewas akibat ledakan tersebut dan berhasil selamat dan pulang kembali ke kampung halaman mereka.
Para pimpinan negara yang tergabung dalam PBB ingin mengetahui identitas orang berjubah hitam itu,tapi sangat disayangkan ia menghilang begitu saja. Ada yang beranggapan ia tewas beserta ledakan atau berhasil selamat dan menyembunyikan diri,sedangkan yang tertinggal darinya hanya sebuah buku bewarna hitam tebal yang di sampul depannya tertulis huruf kuno (yatmaka).
Para pimpinan negara yang tergabung dalam PBB ingin mengetahui identitas orang berjubah hitam itu,tapi sangat disayangkan ia menghilang begitu saja. Ada yang beranggapan ia tewas beserta ledakan atau berhasil selamat dan menyembunyikan diri,sedangkan yang tertinggal darinya hanya sebuah buku bewarna hitam tebal yang di sampul depannya tertulis huruf kuno (yatmaka).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar