Terdapat dua cara yang mudah bagi sobat Wibu untuk memahami maksud dari lirik lagu Koi no Uta yang dibawakan oleh Yumino dan Yuzaki Tsukasa (CV. Kitou Akari).
Pertama, coba dengarkan terlebih dulu sebuah lagu fenomenal
yang berjudul Fly Me to The Moon.
Lagu tersebut ditulis dan dinyanyikan oleh orang yang sama,
ialah Bart Howard. Seorang komposer kelahiran Amerika Serikat yang menggeluti
musik Jazz.
Bagian awal ini disarankan karena lagu (yang orisinal)
tersebut sudah dirilis sejak tahun 1954 silam.
Sebenarnya bagian awal ini bisa saja dilewati, tetapi akan
sangat disayangkan jika diabaikan.
Sebab memperdengarkan lagu yang judul awalnya In Other
Words itu merupakan bonus agar kalian tahu dan merasa harus untuk mengamati
lebih lanjut pribadi sang heroine, Tsukasa.
Bahwa sosok “aku” pada lagu tersebut rupanya mewakili
perasaan Tsukasa setelah tinggal seatap dengan Nasa.
Lalu untuk memahami makna dari penggalan larik fly me to
the moon, in other words, hold my hand, baby kiss me, please
be true, dan i love you, membaca manga mulai dari volume 1 sampai 9
akan dibutuhkan.
Dengan demikian kalian secara otomatis akan mengerti soal
perkembangan karakter Tsukasa. Dari Si Ratu Es menjadi si pemalu dan berakhir
menjadi sosok perempuan yang mabuk kepayang.
Jika cara pertama sudah selesai dilalui, maka cara kedua
akan terasa lebih mudah untuk dilakukan.
Dengarkanlah lebih dulu lagu Koi no Uta versi panjangnya dan
jangan lupa untuk mencari terjemahan liriknya di internet atau bisa kalian
terjemahkan sendiri bila mampu.
Tidak akan terkejut dirasa jika sudah membaca sembilan
volume manga-nya lalu mendengarkan lagu tersebut.
Itu terjadi karena kalian pasti sudah akrab betul dengan
pribadi Tsukasa.
Selanjutnya adalah bacalah manga volume sepuluh sampai dua
belas. Bilamana lekas membacanya maka kalian tak payah berpikir keras guna
menafsirkan untaian demi untaian tersebut.
Pasalnya, tiap-tiap larik yang disenandungkan tidak lain dan
tidak bukan merupakan ucapan yang keluar dari Tsukasa.
Betapa tidak menyangka kalian mengetahui bahwa bait pertama
(verse 1) dan bagian bridge 1 pada lagu adalah Tsukasa mengisahkan
kehidupannya yang sudah berlangsung selama lebih dari seribu tahun.
Dilanjut pada bait kedua (verse 2) yang mana Tsukasa tengah
membahas soal perputaran waktu dari tahun ke tahun yang menurutnya tidak ada
perubahan.
Bersambung ke bridge 2 ialah menceritakan
momen saat Tsukasa tengah berjalan sendirian di malam bersalju; suatu malam
yang mempertemukan dua insan yang telah ditakdirkan untuk bertemu dan bersatu
kembali setelah ribuan tahun berpisah.
Memasuki reffrain 1 Tsukasa sebagai pengantin baru
menjabarkan betapa dasyat perubahan yang dialaminya antara sebelum menikah
dengan sesudah menikah.
Finalnya adalah pada reffrain 2 Tsukasa menjelaskan
masalah yang selama ribuan tahun mengganjal di hatinya, yaitu menemukan sosok
yang dapat dipercaya.
Dan selamat untuk Tsukasa, penantian belasan ribu purnamamu
tidaklah sia-sia. Walau sempat melempar permohonan ke Bulan agar engkau
dimatikan, tapi semua bisa diakhiri dengan damai karena kini Nasa sudah berada
di sisimu, menemanimu, dan segenap jiwa memberikan cinta yang hangat untukmu.
*Plot Twist*
Kaguya-hime yang sudah terlanjur turun ke Bumi tiba-tiba
mengabulkan permintaan Tsukasa empat tahun lalu alias ... lupakan!
Itulah berita hari ini yang bisa dipublikasikan. Semoga berawal
dari edisi pertama ini bisa memicu untuk terbitnya tulisan-tulisan berikutnya
tanpa ada hambatan yang berarti.
Terima kasih sudah membaca dan,
Sampai jumpa!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar